Monday, August 22, 2016

Cinta

Aku mencintaimu.
Saat aku memandangmu,
kau tak melihatku
Saat kau melihatku,
aku sedang memandangimu.

Langit


Langit telah berusaha kekar dan tangguh mengatasi kolongnya
Sedangkan belahan-belahan bumi, doa-doa umat merengek menghujani langit
Adalah tipu kalau-kalau langit kita itu gagah dan biru segar

Seketika itu awan-awan putih penuh digantungi hanger baju muda-mudi
Baju yang dikenakannya besok saat cita-citanya tergapai

Dan taruna-taruna di bawah sini berdoa besok tak hujan,
agar biru tetaplah langit, bernaungnya harap dan impian

Sementara

Sementara aku mengaduh rindu
kepada kertas dilampias tulisan
Tangisnya telah nyaman diseka seorang

Sementara aku menderita jarak
kepada jauh di atas jalan
Kanannya telah nyaman di kiri seorang

Sementara aku merakit doa
kepada lipat tangan dan tutup mata
Doanya telah satu dengan doa seorang