Aku merindukannya
Merindu satu yang tak terungkap
Yang tak terucap, tak tercium
Aku merindukannya
Memperlihatkan atap-atap rumahnya
Gagasan cemerlang
Angan-angan tentang dia yang
pintar
Aku merindukannya
Pribadi yang indah
Lembut menghela mataku
Memanjakan bahuku menopang
kepalanya
Aku merindukannya
Sandal mungil warna keruh
Berjalan di sisiku berjalan
Merekah redup matanya
Selalu menang dari padaku
Rasa geram-geram lucu
Adalah alasan kerinduan besar
Aku merindukannya..