Siapa yang tau lusa
seperti apa?
Jika pelangi memang indah
Jika pelangi datang dari badai berlalu
Namun tak terjamah ujung jari sekalipun
Tiada bisa rasa merasa
Bahwa sama saja dengan besok lusa
Simpanlah baik di balik mata,
Di dalam hati sebagai pengayom keyakinan
Esok lusa akan indah
Lebih kompleks dari biasa
Lebih mewarna dari sekedar selasa
Layaknya pelangi ditinggal badai
Percaya pelangi itu indah,
Meski belum memegang, belum menggenggam
Horison senja dimakan malam fajar berbuah
Hari besok sama saja tak terjamah
Sama saja persoalan iman
Yakin tak yakin, kira mengira
Buta saja! lalu percaya kalau esok indah tiada tara
Jika pelangi memang indah
Jika pelangi datang dari badai berlalu
Namun tak terjamah ujung jari sekalipun
Tiada bisa rasa merasa
Bahwa sama saja dengan besok lusa
Simpanlah baik di balik mata,
Di dalam hati sebagai pengayom keyakinan
Esok lusa akan indah
Lebih kompleks dari biasa
Lebih mewarna dari sekedar selasa
Layaknya pelangi ditinggal badai
Percaya pelangi itu indah,
Meski belum memegang, belum menggenggam
Horison senja dimakan malam fajar berbuah
Hari besok sama saja tak terjamah
Sama saja persoalan iman
Yakin tak yakin, kira mengira
Buta saja! lalu percaya kalau esok indah tiada tara