Thursday, July 4, 2013

Kotak Kecil Kediamanku

Merdu sekali kesunyian malam
Menjulur dari celah-celah

Muramnya wajah bulan pucat
Yang cahyanya berebut memasuki kehampaan
Menembus dinding sepi

Yang dingin, yang panas?
Akrab terdengar..

Dingin, dinginnya dinding angin.
Panas, panasnya khayal-khayal buas.

Buku-buku tergolek manis di bawah rimbun cahaya lampu
Debu berserak pula tak menjanjikan

Hidung membau sunyi
Jemari merasa rindu

Sayu mata yang merajut bayang
Kekosongan ruang membimbing pikiran terbang liar

Di sini, sempit, dunia luar terhampar
Gambaran teduh, merajam angan