KasihMu ada di julur nadiku
tersembunyi
namun terus berdenyut
KasihMu
ada di dua ujung bibirku
diam-diam
menarik garis senyumku
KasihMu
ada di rangkulan sahabat-sahabatku
amat
dekat, amat erat, menguatkanku di saat pilu
KasihMu
ada di timangan ayah ibu
berayun-ayun
membawa rindu
dan
hadirMu,
tak
lebih jauh dari kelopak dan biji mataku
maka
hanya Kau yang bisa merasakan setiap tangisku
racauan
mulutku, dan kata-kata tak terucap
Lalu
bagaimana aku mencintaiMu,
tak
akan bisa membalas kesempurnaanMu.