Riuh kicauan burung
Gemuruh sabda-sabda alam
Bak peringatan kepadaku
Akan Engkau hadir diantaraku dengan pepohonan
Teriang, terbuai manja oleh lalu lalang angin
Jika 'ku mendapatkanMu,
hadirMu adalah anugrah, menyentuh dadaMu kekar
Bahu yang meneduhkan ricuhnya pikiran
Tatkala ku membaringkan kepalaku
Dari situ, aku mengeja awan
Saat itu, aku mengejar matahariku
Imajiku melayang, jauh meninggalkanku
Andai Kau benar berada
Andai benar aku Engkau
seperti anjing yang menjilat tangan tuannya
Onggokan dosa tlah kusiapkan untukMu
Begitu intim sampai-sampai daging bernanah tak rasa
Kawan-kawanku, ladangku, impian liarku,
di bawah kolong langit ini tercukupi
Sorak kemuliaan, sanjung dan isak tangis, itu milikMu, Hakim Maha Adil.
No comments:
Post a Comment