(Ora meh memihak)
Perang ini berlatar belakang apa? Kadang
dikait-kaitkan dengan agama (soalnya barangkali ada hal lain). Dilihat-lihat,
berita yang dibawa media sesampainya di negeri kita "Indonesia"
adalah keadaan mengenaskan saudara kita yang ada di Palestina. Kemudian diikuti
dengan foto-foto anak kecil yang tewas berdarah-darah(ada yang bilang itu
adalah korban tewas yang disebabkan hal lain/atau perang lain, ada yang bilang
foto itu memang sudah ada di google sejak lama). Untuk pandangan subyektif saja,
gambar orang beribadah di tengah perang mungkin lebih memotivasi kita.
Isu yang santer diberitakan adalah Israel menyerang
Palestina. Habis-habisan, tak pandang umur siapa yang kena itu roket. Sedangkan
isu yang tak terlalu santer adalah ada warga-warga Israel yang diculik(kemudian
tewas) oleh Hamas, dengan kata lain itu perang antara Israel dengan Hamas. Itu
kaitannya dengan politik. Nah bisa jadi timbul isu SARA bila memasukkan agama
dalam hal ini.
Teori "Ayam dan Telur", ayam dan telur
'disikan endi'? Itu juga simpang siur, siapa duluan yang memulai. Karena ada
sebab dan akibat, bisa jadi yang selama ini kita anggap salah, brutal dan
jahat, ada background yang menyebabkan ia bertindak seperti itu. Kadang itu
membuat kita dengan mudah mencaci, bahkan mendoakan yang jelek(menyumpahi,
mengutuk).
Mungkin baik jika kita mendoakan saudara yang 'disana'
dan tidak termakan berita yang menampilkan satu sisi. Sehingga kita mau doa pun
murni tidak ada kebencian kepada pihak yang satu. Bahkan yang mau sok rohani
pun, doanya tidak ada embel-embel 'tempatkanlah mereka ke neraka' pada pihak
seberang.
(Dadi yen meh ngewenehi
dukungan, opo wae iku, yo dukung wae, orak usah melu-melu anyel, geger,
mogleng-mogleng, horok-horok, ngukur dalan, lan sak piturute) -_-
No comments:
Post a Comment