Thursday, May 25, 2017

Laut

Memantulkan apa yang sebenarnya menempel di mukaku
Apa yang tak bisa kulihat karnamu aku melihatnya
Dan mengerti apa yang dilihat orang bagaimana rupaku

Menolongku menemukan dimana itu bahagia
Kata orang bergembira itu pergi pantai
Dan kau memahamkanku bahagia itu sesuatu dari dalam lalu ke luar
bukan dari luar ke dalam,
sejatinya bahagia sudah berdiam diri di hati

Dadamu persis lautan
Sangat dalam, aku akan takut tenggelam di dalamnya
mati, dan tetap tinggal di dalamnya.
Begitu luas, sehingga seluruh penat luber,
kepadanya lalu bermuara
cukup tampung segala, tiada kata luap

Lautan persis dekapan
Dimana tumpahnya harap dan ratapan

No comments:

Post a Comment