Sepasang matahari pagi di pupil mata
Merambati pori tubuh
Menjangkaui halus bulu-bulu
Cakrawala sempit jadinya
Karna sebintik cahaya di timur ujung
Intip-intip di balik rimbunan subuh
Ini bagai puisi
Mencurahkan maknanya
Menyimpan ribuan kata tak ungkap
Kata rindu yang menjadi candu
No comments:
Post a Comment