Hantu
kecil di pojokan kamar
Memandangi
lalu lalang gadis orang
Keberadaannya
begitu samar-samar
Diam
saja, tak kuasa tangan memegang
Ia
dijangkit cinta kepada manusia itu
Oleh
sebab ia tak tampak, cintanya pun tak berdampak
Oleh
sebab ia hantu, cintanya pun tak 'kan menyatu
Hantu
kecil tertahan disiksa waktu
Mengemban
cinta tak bisa menyentuh
Hantu
kecil di pojokan kamar
Begitu
remeh, hadirnya tak pernah nyata
Dari
aroma ia mulai menyapa gadisnya
Dari
pensil yang berpindah meja ia membercandai
Dan
bernyanyi dari petik-petikan dawai
Tak
ada yang bisa diusahakan untuk memiliki
Terbatas
lakunya sebab ia tak pernah ada meski selalu hadir
Cintanya
ialah kesia-siaan yang akan menakuti
Karna
gadis orang itu hanya untuk dipandang dalam talian takdir
No comments:
Post a Comment