Monday, November 24, 2014

Hujanku tertahan di langit Sabtu

Hari ini aku sungguh bersyukur
Panjatan doa dan laguku terterima di sana
Sebagai wujud bahwa kupercaya doa itu manjur
Aku benamkan kotor pikiran mengelana

Tengadah doa timbulkan harapan baru

Dan hujanlah hadiah perjuangan jiwa yang kering
Dari sulutan api terlampau mengkobari sesampingku
Maafkan ulah tangan dan langkah kakiku

Hujanku tertahan di langit Sabtu
Kini bebaslah ia merinai tanahku

No comments:

Post a Comment