Saturday, November 8, 2014

Kepadanya


Mataku tercelik,
berpaling dari malam kepada pagi
Mataku bersinar,
tatkala pintu tersingkap
dan cahaya fajar riuh berebut masuk

Akankah ini berubah,
ketika aku terbaring
ada seorang yang lain
terlebih dahulu menyapaku
mendahului fajar menyapaku?
Ketika cahaya mentari tak lagi membangunkan?

Aku rindu untuk pergi dari lingkar kebosanan
Dan berpaling kepada jiwa penuh damai

Kepadanya,
yang menilik habis sisi gelapku
dan menutup lubang kosong
diubahnya menjadi bahtera sempurna

No comments:

Post a Comment