Mataku
tercelik,
berpaling
dari malam kepada pagi
Mataku
bersinar,
tatkala
pintu tersingkap
dan
cahaya fajar riuh berebut masuk
Akankah
ini berubah,
ketika
aku terbaring
ada
seorang yang lain
terlebih
dahulu menyapaku
mendahului
fajar menyapaku?
Ketika
cahaya mentari tak lagi membangunkan?
Aku
rindu untuk pergi dari lingkar kebosanan
Dan
berpaling kepada jiwa penuh damai
Kepadanya,
yang
menilik habis sisi gelapku
dan
menutup lubang kosong
diubahnya
menjadi bahtera sempurna
No comments:
Post a Comment