Monday, February 3, 2014

Teriakan Pagi

Tuhan mengenal baik anak-anakNya
Guratan di telapak tangan Ia paham artinya
Ia subuhkan malam, Ia berikan pagi
Kelahiran mentari sarapan indah langkahan kaki

Kala itu, pagiku cemar
Mendung merambah pagi
Tak segan. itu mengusiknya
Semuanya remang, semuanya jemu, dirundung murka
Kenyataan tak melulu memerdekakan hati
Terbit matahari tak harus berarti cerah

Lagi-lagi Tuhan, Ia memang serba tau
Bahkan dari kaum-kaum menganggap Ia sok tau
Dianggap tua dan tau
Tuhan tiada bertindak
Kaum-kaum mengaum!

Bagi seorang sulung, berontak itu sikap kesulungan
Bagi si bungsu, rengek itu tanda kasihan
Bagi yang nomor dua, mereka adalah beban!
Bangsat!

Tuhan di sini adalah ibu
Tuhan di sini merawat dari kecil
Penuh kasih dan adil
Maha Mencambuk, Maha Membelai
Tuhan Maha Ada, di pagiku.

No comments:

Post a Comment